Rico Waas Pastikan Keluhan Warga Medan Amplas Ditindaklanjuti

DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merespons langsung keluhan warga terkait lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di kawasan Jalan Lukah 1 dan Lukah 2, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas.

Rico bahkan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan segera melakukan pengecekan dan perbaikan agar lampu jalan tersebut kembali menyala pada malam hari.

Permintaan itu disampaikan Rico saat menggelar Safari Jumat di Masjid Al-Mukhlisin, Jalan Lukah, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (30/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rico membuka dialog langsung dengan jemaah untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat.
Salah seorang warga, Windi Hermawan, menyampaikan bahwa sejumlah lampu jalan di kawasan Jalan Lukah 1 dan Lukah 2 tidak berfungsi.

Bahkan, dalam satu ruas jalan terdapat lebih dari lima titik lampu yang mati.
Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara yang melintas pada malam hari.

“Lampu jalan kita banyak yang mati, Pak Wali. Apalagi di persimpangan jalan masuk ke Jalan Lukah, lampunya mati. Ini dikhawatirkan membahayakan pengendara,” keluh Windi.

Mendengar keluhan tersebut, Rico langsung menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan agar segera mengecek dan memperbaiki lampu penerangan jalan yang bermasalah.

“Saya minta Kadishub cek lampu tersebut. Malam ini harus hidup,” tegas Rico.

Rico mengatakan, kegiatan Safari Jumat tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin pemerintah dengan datang ke masjid, menyerahkan bantuan, kemudian meninggalkan lokasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.

“Kehadiran Pemko Medan ini harusnya difungsikan untuk melihat apa saja kebutuhan masyarakat,” ujar Rico.

Menurutnya, dialog langsung menjadi salah satu cara efektif untuk mengetahui persoalan yang terjadi di tengah masyarakat tanpa harus menunggu laporan melalui mekanisme birokrasi.
Karena itu, dalam Safari Jumat tersebut, Rico didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.

Kehadiran para pimpinan OPD diharapkan membuat setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat langsung diterima oleh instansi terkait dan segera ditindaklanjuti.

“Menurut saya, ada baiknya berinteraksi dengan masyarakat Kecamatan Medan Amplas. Kira-kira mungkin ada aspirasi yang ingin disampaikan. Selain besok bersama warga juga, apa saja yang ingin Bapak Ibu sampaikan, silakan,” ajak Rico.

Selain berdialog, Pemko Medan juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Al-Mukhlisin sebesar Rp50 juta melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Rico kepada Ketua BKM Masjid Al-Mukhlisin, Sopiyan Pohan.

Rico berharap bantuan tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan dan renovasi masjid yang telah dimulai sejak 2022.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, mempererat persaudaraan, serta tempat masyarakat menimba ilmu agama.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar pembangunan Masjid Al-Mukhlisin dapat segera diselesaikan sehingga semakin nyaman digunakan oleh masyarakat.

Sebelumnya, Ketua BKM Masjid Al-Mukhlisin, Sopiyan Pohan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran Wali Kota Medan bersama jajaran Pemko Medan.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk mendukung pembangunan dan kemakmuran masjid.

“Saya merasa bangga atas kehadiran Bapak Wali Kota. Terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk kemakmuran masjid. Saat ini Masjid Al-Mukhlisin masih dalam tahap renovasi dan kami juga akan membangun kamar mandi serta tempat wudu,” ujarnya.

Adapun bantuan yang disalurkan Pemko Medan dalam kegiatan tersebut meliputi bantuan dana sebesar Rp50 juta dari Dinas Perkimcikataru untuk pembangunan dan renovasi masjid.

Selanjutnya, Dinas Koperasi dan UKM memberikan satu set mesin servis AC, Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan 70 polybag bibit cabai, Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan satu set peralatan tenis meja, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan menyerahkan satu unit rak buku, satu set buku bacaan, dan barcode e-book. ( Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *