Rico Waas Ajak Komisi Kerasulan Awam Bersinergi, Pemerintah Harus Rangkul Semua Elemen Masyarakat

DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok keagamaan.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menciptakan jarak dengan masyarakat, tetapi harus hadir, terbuka, dan mampu merangkul semua golongan.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Komisi Kerasulan Awam di Balai Kota Medan, Selasa (3/11/2026).

Dalam pertemuan itu, Rico menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Komisi Kerasulan Awam dalam merespons berbagai dinamika sosial, politik, dan budaya yang terus berkembang. Ia menilai, pemerintah harus adaptif serta cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

“Zaman sekarang pemerintah tidak bisa lagi menciptakan jarak dengan masyarakat. Itu yang membuat kita tidak maju-maju. Mulai dari kepala OPD, camat, hingga lurah harus bisa melebur dengan masyarakat, bukan lagi menimbulkan rasa takut,” tegas Rico.

Ia berharap Komisi Kerasulan Awam dapat turut memberikan masukan dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan, sehingga program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut Rico, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi ‘Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan’, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata tanpa membedakan latar belakang.

Sementara itu, Ketua Komisi Kerasulan Awam, RP Joseph Lesta S. Pandia, menyambut baik keterbukaan Wali Kota Medan dalam menerima audiensi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Joseph memaparkan visi dan misi Komisi Kerasulan Awam yang meliputi advokasi, kaderisasi, serta pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas) Katolik dari berbagai kelompok usia, mulai dari kalangan pemuda hingga lanjut usia.

“Komisi ini juga menyiapkan umat Katolik agar siap sedia membantu jajaran pemerintah,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan perayaan Paskah khusus bagi umat Katolik di Kota Medan.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dengan Komisi Kerasulan Awam dalam mendukung kehidupan sosial yang harmonis dan pembangunan Kota Medan yang inklusif.( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *