Bobby Kucurkan Rp8,6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Afia, Lahan Sawah Potensial Bertambah

Bobby meninjau jaringan Irigasi Afia di Desa Nazalou Lolowua, Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026). masyarakat. (Foto: Diskominfo Provsu)
DomaiNesia

GUNUNGSITOLI, OPUNG NEWS – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meninjau rehabilitasi jaringan Irigasi Afia di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026).

Rehabilitasi jaringan irigasi yang menelan anggaran Rp8,6 miliar dari APBD Provinsi Sumut tersebut ditargetkan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas lahan persawahan potensial di kawasan itu.

Bobby mengatakan, pembangunan irigasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian.

“Secara aturan, wilayah irigasi di bawah 1.000 hektare merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun, atas usulan Pak Wali Kota, Pemprov Sumut hadir memberikan dukungan anggaran untuk mengoptimalkan potensi persawahan di tempat ini,” ujar Bobby saat meninjau proyek tersebut.

Rehabilitasi jaringan Irigasi Afia meliputi empat titik, yakni Lokasi A sepanjang 999 meter, Lokasi B sepanjang 250 meter, Lokasi C sepanjang 268,5 meter, dan Lokasi D sepanjang 985 meter.

Melalui pembangunan tersebut, luas lahan sawah potensial di kawasan Afia diproyeksikan meningkat dari 135 hektare menjadi 167 hingga 170 hektare.

Padahal, total luas baku persawahan di kawasan tersebut mencapai sekitar 254 hektare.

Dalam kunjungan itu, Bobby juga berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan di lapangan.

Sejumlah persoalan yang disampaikan petani di antaranya harga pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan mesin perontok padi (power thresher), fasilitas pengering gabah (dryer), peningkatan jalan usaha tani, hingga perbaikan bendungan induk.

Bobby menegaskan, Pemprov Sumut akan terus memperkuat sinergi dengan Pemko Gunungsitoli guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Kepulauan Nias.

Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli mengapresiasi perhatian dan dukungan Bobby Nasution terhadap pengembangan sektor pertanian di daerahnya.

Ia menjelaskan, dari total luas baku persawahan sekitar 254 hektare di kawasan Afia, saat ini baru 135 hektare yang tergolong sebagai lahan sawah potensial.

“Dengan selesainya jaringan irigasi ini, kami mengestimasi luas lahan potensial dapat meningkat hingga 167 sampai 170 hektare. Dukungan Pemprov Sumut sangat berdampak langsung bagi peningkatan hasil panen masyarakat kami,” ujar Sowa’a.

Ia berharap rehabilitasi jaringan irigasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi petani, terutama dalam menjamin ketersediaan air untuk mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.
(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *