Rico Waas Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Dorong Anak Prasejahtera Raih Cita-cita

DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan, Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan peran Sekolah Rakyat dalam membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, termasuk mereka yang putus sekolah.

Program strategis gagasan Presiden RI Prabowo Subianto itu diresmikan secara virtual oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan terhubung dengan 182 titik di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, program Sekolah Rakyat telah menaungi lebih dari 44.000 anak, termasuk anak-anak dari keluarga prasejahtera dan mereka yang sebelumnya terkendala mengakses pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas membagikan kisah inspiratif dua anak asal Kecamatan Medan Belawan, yakni Nia dan Danu, yang kini memiliki kesempatan untuk kembali menempuh pendidikan.

Danu, yang berusia sembilan tahun, sebelumnya tidak bersekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Sementara itu, Nia sempat mengenyam pendidikan sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan belajarnya melalui Sekolah Rakyat.

Meski berasal dari kondisi yang penuh keterbatasan, keduanya memiliki semangat besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Ketika ditanya mengenai cita-citanya, Nia dengan mantap menjawab ingin menjadi seorang tentara. Sementara Danu bercita-cita menjadi Wali Kota.

Kisah keduanya menjadi gambaran bahwa kesempatan memperoleh pendidikan dapat menumbuhkan kembali harapan dan membuka jalan bagi anak-anak untuk menggapai cita-cita.

“Kita mendoakan Sekolah Rakyat ini terus bisa maju dan memajukan anak-anak seperti Nia dan Danu. Insyaallah, dengan dukungan dan dorongan dari kita semua, anak-anak kita ini bisa mencapai cita-cita yang mereka impikan,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kepercayaan diri peserta didik.

Ia berharap pendidikan yang diberikan melalui program tersebut dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus memutus rantai kemiskinan.

“Saya berpesan kepada anak-anakku semua agar belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, serta membangun pertemanan yang baik. Saya juga meminta kepala sekolah agar menjaga dan membimbing anak-anak didik ini dengan sepenuh hati,” pesannya.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan Sekolah Rakyat bukan sekadar sarana transfer ilmu pengetahuan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak pendidikan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengaitkan program tersebut dengan amanat Pasal 34 UUD 1945 mengenai tanggung jawab negara terhadap fakir miskin dan anak-anak terlantar.

“Melalui pendekatan rehabilitasi sosial, program ini sukses memulihkan kepercayaan diri, kedisiplinan, dan semangat para siswa untuk kembali berani mengejar cita-cita,” kata Saifullah Yusuf.

Ia juga mengajak para kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar untuk bersama-sama menjaga, mengawasi, dan memberikan dukungan kepada para siswa Sekolah Rakyat.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi unggul yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *