Perselisihan di Pesta Tuak Berujung Petaka, Pria di Simalungun Ditangkap

DomaiNesia

SIMALUNGUN, Opung News – Perselisihan saat pesta tuak berujung aksi penembakan di Dusun Sagala Dolok, Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Seorang pria berinisial JA alias Pak Napta ditangkap polisi karena diduga menembak tetangganya, DRS, menggunakan senapan angin.

Akibat penembakan tersebut, DRS mengalami luka di bagian dada. Polisi menangkap JA di rumahnya pada Kamis (8/10/2026), setelah melakukan penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan yang disampaikan istri korban, Nelly Rosmawati Manullang, pada Minggu (4/10/2026).

Kanit Reskrim Polsek Dolok Panribuan, IPDA Sugeng Suratman, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat kejadian, JA dan DRS berada di lokasi pesta tuak yang sama.

Insiden bermula ketika DRS bernyanyi bersama teman-temannya. JA diduga tersinggung dengan lirik lagu yang dinilainya kurang sopan.

Saat kembali dari kamar mandi, JA kemudian menanyakan maksud lirik lagu tersebut kepada DRS. Pertanyaan itu memicu perdebatan yang kemudian berlanjut menjadi perkelahian.

Perselisihan tersebut berujung pada dugaan penembakan yang menyebabkan DRS mengalami luka di bagian dada. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap JA di kediamannya.( RCTI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *