Rico Waas dan Airin Dorong Optimalisasi Galeri Mustika Deli untuk Promosi UMKM

DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Airin Rico Waas, mendorong optimalisasi Galeri Mustika Deli sebagai pusat promosi dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perajin lokal.

Optimalisasi galeri tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan nilai jual produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hingga ke tingkat yang lebih luas.

Upaya itu dibahas saat Rico Waas dan Airin menerima kunjungan kurator seni dan budaya, Edward Hutabarat, yang akrab disapa Edo, di Galeri Mustika Deli Dekranasda Medan, Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Iskandar Muda, Minggu (18/10/2026).

Rico Waas mengatakan, pengembangan Galeri Mustika Deli harus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas produk, penataan ruang pamer, serta strategi promosi agar produk UMKM Medan semakin kompetitif.

“Galeri Dekranasda ini pembangunannya dilakukan secara bertahap. Dari masukan-masukan yang diberikan Bang Edo tentunya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas produk dan bagaimana nilai produk tersebut bisa meningkat,” ujar Rico.

Menurutnya, Galeri Mustika Deli tidak sekadar menjadi tempat memajang produk, tetapi juga harus mampu menjadi ruang pemasaran yang representatif bagi pelaku UMKM dan perajin seni kriya. Penataan yang tepat dan promosi yang efektif diharapkan dapat menarik minat konsumen serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, menyambut baik masukan yang disampaikan Edward Hutabarat. Menurutnya, pandangan dari praktisi yang berpengalaman di bidang seni dan budaya tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pengelolaan galeri sekaligus meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan.

“Tentunya suatu kehormatan bagi kami karena hari ini kedatangan Bang Edo dari Jakarta, yang merupakan pakar di bidang seni. Banyak masukan yang kami dapatkan dari Bang Edo saat berkeliling melihat produk-produk di Galeri Mustika Deli Dekranasda,” kata Airin.

Ia mengungkapkan, sejumlah masukan yang diberikan menyangkut detail penataan dan pengembangan produk yang selama ini belum sepenuhnya menjadi perhatian.

“Senang sekali tadi kami diberikan masukan. Ada hal-hal mendetail yang mungkin selama ini tidak terpikirkan oleh kami. Ini tentunya menjadi inspirasi untuk terus melakukan pembenahan,” ujarnya.

Sementara itu, Edward Hutabarat mengapresiasi produk-produk yang dipamerkan di Galeri Mustika Deli. Ia menekankan bahwa pengembangan produk lokal perlu memperhatikan desain yang menarik, fungsional, praktis, dan terjangkau agar mampu menjawab kebutuhan pasar.

Berbekal pengalaman selama 25 tahun mendalami UMKM dan budaya di berbagai daerah di Indonesia, Edward menyoroti empat prinsip penting dalam pengembangan produk lokal, yakni identitas, kualitas, kreativitas, dan kesederhanaan.

“Yesterday, today harus sustain for tomorrow,” ujarnya. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya menjaga kesinambungan antara warisan budaya masa lalu dan kreativitas masa kini agar produk lokal tetap relevan dan mampu berkembang menghadapi tantangan zaman.( Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *