BANDUNG, Opung News – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah, reformasi birokrasi, dan transformasi digital pemerintahan.
Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan efisien.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama tentang pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta implementasi tata kelola reformasi birokrasi di Gedung Sate, Bandung, Jumat (30/10/2026).
Penandatanganan dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya bersama Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Erwan Setiawan.
Dalam kesempatan itu, Surya mengapresiasi sambutan dan keterbukaan Pemprov Jabar dalam membangun kerja sama antardaerah. Menurutnya, kesepakatan tersebut bukan sekadar memperkuat hubungan kelembagaan, melainkan menjadi langkah strategis untuk memperluas kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Surya menilai Jawa Barat memiliki pengalaman dalam pengembangan inovasi pemerintahan, transformasi digital, manajemen kinerja, dan peningkatan pelayanan publik. Sementara Sumatera Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, industri, hingga pariwisata.
“Melalui kerja sama yang terarah, kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman, mempertemukan keunggulan, serta mengembangkan inovasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi,” ujar Surya.
Ia menegaskan, reformasi birokrasi harus terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Birokrasi dituntut semakin profesional, adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Selain itu, transformasi digital pemerintahan juga menjadi agenda penting dalam kerja sama tersebut. Menurut Surya, digitalisasi bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi harus mampu mengintegrasikan data, menyederhanakan prosedur, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Surya berharap Pemprov Sumut dapat mempelajari dan mengadaptasi berbagai praktik baik yang telah diterapkan Pemprov Jabar, khususnya dalam pengelolaan kinerja pemerintahan, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan pelayanan publik berbasis digital.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan menyusun rencana aksi yang dilengkapi target waktu, indikator keberhasilan, penanggung jawab, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi.
“Keberhasilan kerja sama ini tidak hanya diukur dari penandatanganan kesepakatan, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Kita ingin tata kelola pemerintahan semakin baik, transformasi digital terintegrasi, dan pelayanan publik semakin mudah, cepat, serta efisien,” tegasnya.
Sementara itu, Wagub Jabar Erwan Setiawan menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wagub Sumut Surya bersama jajaran dan berharap hubungan kedua provinsi semakin erat melalui berbagai program kolaborasi.
Erwan menegaskan, kesepakatan yang telah ditandatangani tidak boleh sekadar menjadi formalitas atau berhenti sebagai dokumen di atas kertas. Seluruh poin kerja sama harus diwujudkan melalui program dan langkah konkret.
“Saya berharap penandatanganan ini bukan hanya sekadar formalitas, bukan hanya penandatanganan di atas kertas. Perjanjian kerja sama ini harus betul-betul kita wujudkan dan kita tingkatkan,” ujar Erwan.
Pada kesempatan itu, Erwan juga memaparkan capaian evaluasi kinerja Pemprov Jabar sebagai salah satu indikator untuk mengukur kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya,
berbagai perbaikan terus dilakukan guna meningkatkan hasil evaluasi tersebut.
Ia mengatakan, evaluasi kinerja menjadi barometer untuk mengetahui sejauh mana pemerintah daerah mampu menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terlebih, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni sekitar 51,7 juta jiwa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar, mencapai sekitar enam juta jiwa.
Besarnya jumlah penduduk tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Jabar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Karena itu, inovasi serta peningkatan kualitas birokrasi terus menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Kerja sama antara Sumut dan Jabar ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antardaerah yang dilandasi kesetaraan, saling percaya, dan semangat untuk saling memajukan.
Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Sumatera Utara, yakni Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Wagub Sumut Surya, Inspektur Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Bapperida Sumut Dikky Anugerah, Kepala Biro Hukum Sumut Aprilla Haslantini Siregar, Kepala Biro Organisasi Sumut Zulkifli, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumut Abu Kosim, serta Kepala Badan Penghubung Sumut Taufan. (Red)






