Kalender Event 2025–2026: Sumut Jadi Provinsi Paling Kompetitif di Indonesia, Ungguli Jabar dan Banten

DomaiNesia

MEDAN – Opung News : Peta kekuatan sport tourism di Indonesia mengalami pergeseran signifikan dalam dua tahun terakhir. Jika selama ini Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat dan Banten, selalu menjadi episentrum penyelenggaraan event olahraga nasional maupun internasional setelah Jakarta, kini posisi tersebut mulai bergeser.

Berdasarkan kalender event olahraga sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026, Sumatera Utara tampil sebagai provinsi paling kompetitif di luar Jakarta.

Bahkan, provinsi ini dinilai berhasil melampaui Jawa Barat dan Banten dalam hal kualitas serta skala penyelenggaraan event olahraga.

Jakarta memang masih menjadi pemimpin secara kuantitas berkat dukungan infrastruktur metropolitan dan keberhasilannya menggelar sejumlah ajang internasional seperti Jakarta E-Prix, Indonesia Open, hingga turnamen e-sports dunia M7 World Championship.

Namun, Sumatera Utara berhasil mencuri perhatian melalui deretan event bergengsi yang tidak hanya berkelas internasional, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Provinsi yang dipimpin Gubernur Bobby Nasution tersebut tampil agresif dengan memaksimalkan potensi alam serta infrastruktur olahraga yang dimiliki. Hasilnya, Sumut sukses menjadi tuan rumah berbagai ajang prestisius yang mendapat pengakuan dunia.

Salah satu yang paling menonjol adalah penyelenggaraan Trail of The Kings by UTMB pada Oktober 2025 dan Juni 2026. Event ini masuk dalam kalender resmi kompetisi lari gunung paling elite di dunia dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Utara.

Selain itu, keindahan Danau Toba kembali mendapat sorotan internasional melalui penyelenggaraan Aquabike Jetski World Championship 2025, yang berhasil menarik perhatian komunitas olahraga air dunia.

Di sektor olahraga prestasi, Sumut juga dipercaya menjadi tuan rumah The 17th South East Asian U-18 & U-20 Athletics Championships 2025, serta turnamen sepak bola bergengsi ASEAN U-19 Boys Championship 2026 dan Piala Kemerdekaan 2025.

Pencapaian tersebut dinilai luar biasa karena mampu mengurangi dominasi Jawa Barat dan Banten yang selama ini diuntungkan oleh kedekatan geografis dengan Jakarta.

Sementara itu, berdasarkan kalender event 2025–2026, Jawa Barat tercatat lebih banyak menggelar kegiatan olahraga berskala regional maupun komunitas khusus. Beberapa di antaranya adalah Special Olympics Southeast Asia 7-a-Side Football, Pangandaran Lifeguard Competition, Cimaja Boardriders Open Pro Surf, serta KRB 200 Ultra.

Meski memiliki daya tarik wisata yang kuat, gaung internasional event-event tersebut dinilai belum sebanding dengan ajang berskala dunia seperti UTMB maupun Aquabike World Championship yang diselenggarakan di Sumatera Utara.

Hal serupa juga terlihat di Banten yang lebih banyak menggelar event olahraga jalan raya dan kejuaraan undangan, seperti BFI Run 2026, Tangerang Run 10K, Tenis Meja Internasional Gubernur Banten Cup I, dan Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026.

Di saat Jawa Barat dan Banten masih didominasi penyelenggaraan event lari regional serta kejuaraan terbuka, Sumatera Utara telah melangkah lebih jauh dengan menggelar event kualifikasi dunia dan kejuaraan resmi tingkat Asia Tenggara.

Menanggapi capaian tersebut, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan dunia olahraga kepada Sumatera Utara.

“Tentu kita sebagai masyarakat Sumatera Utara bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh dunia olahraga nasional maupun internasional yang menempatkan daerah-daerah di Sumatera Utara sebagai tuan rumah berbagai event olahraga,” ujar Ahmad Doli Kurnia, Minggu (14/6/2026).

Politisi Partai Golkar itu berharap berbagai event internasional tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi atlet-atlet asal Sumatera Utara.

“Kita harus terus memiliki mimpi bahwa suatu saat atlet-atlet asal Sumatera Utara mampu menjadi juara pada berbagai cabang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Untuk mewujudkan hal itu, menurut Doli, pemerintah daerah se-Sumatera Utara bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mulai membangun sistem pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami sebagai anggota DPR RI asal Sumatera Utara tentu akan mendukung penuh upaya tersebut,” tegas Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.( Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *