Medan — Opung News : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus memperkuat kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui digitalisasi dan penguatan assessment centre. Langkah ini diarahkan untuk menciptakan birokrasi yang profesional, objektif, dan akuntabel.
Assessment centre digunakan untuk memetakan serta mengidentifikasi talenta terbaik, terutama dalam mengisi jabatan strategis. Program yang dijalankan meliputi penguatan sistem merit, manajemen talenta, serta peningkatan profesionalisme ASN.
Sekretaris Badan Kepegawaian Pemprov Sumut, Muhammad Taufik, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus mentransformasi manajemen kepegawaian.
“Tujuan kita meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjadikan manajemen ASN lebih efektif, akuntabel, dan objektif,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (30/4/2026).
Data per 8 April 2026 mencatat, sebanyak 2.268 ASN telah mengikuti Penilaian Kompetensi (Penkom) dari total 35.838 ASN. Sementara 5.313 ASN lainnya belum mengikuti Penkom, serta 28.257 ASN berasal dari kalangan guru, tenaga kesehatan, dan PPPK/PPPK paruh waktu.
Untuk tahap berikutnya, pelaksanaan Penkom bagi jabatan fungsional, guru, dan PPPK akan dilakukan secara bertahap. Dari total 27.572 ASN yang menjadi sasaran, saat ini 993 ASN sedang menjalani proses penilaian.
Pemprov Sumut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi ASN. Dengan SDM yang profesional dan berkualitas, diharapkan pelayanan publik semakin optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.( Red)






