Komisi II DPRD Medan Segera Jadwalkan RDP Ongkos Gratis Pelajar

Kasman Lubis
DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Komisi II DPRD Kota Medan merespons positif usulan pemberian ongkos gratis bagi pelajar yang menggunakan angkutan umum di Kota Medan. Untuk mempercepat pembahasan dan realisasi program tersebut, Komisi II akan segera menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) lintas komisi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.

Ketua Komisi II DPRD Medan, H Kasman Marasakti Lubis Lc MA, mengatakan pihaknya mendukung penuh usulan tersebut karena dinilai dapat membantu meringankan beban keluarga prasejahtera, khususnya dalam memenuhi kebutuhan transportasi anak-anak menuju sekolah.

“Mantap kali itu. Kita ikut mendukung usulan kawan-kawan terkait ongkos gratis bagi pelajar di Medan. Karena itu membantu masyarakat prasejahtera mendapat pendidikan,” kata Kasman kepada awak media, Kamis (10/9/2026).

Kasman mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Medan serta anggota Komisi II untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Koordinasi juga akan dilakukan dengan komisi lain, terutama Komisi IV yang membidangi sektor transportasi.

“Bukan itu saja, koordinasi dengan komisi lain juga akan kita lakukan, terutama dengan Komisi IV yang membidangi transportasi,” ujar politisi PKS tersebut.

Menurut Kasman, RDP lintas komisi akan segera diagendakan dengan mengundang Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Bagian Hukum Pemko Medan, Bappeda, Organda serta stakeholder terkait lainnya.

“Kita berharap semua kawan-kawan di DPRD Medan dapat mendukung dan memberikan saran terbaik untuk membantu warga prasejahtera di Kota Medan dengan bantuan yang tepat sasaran,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi II DPRD Medan juga telah menyuarakan agar Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan menggratiskan ongkos bagi pelajar yang menggunakan angkutan umum.

Anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk merealisasikan kebijakan tersebut.

“Disdik supaya segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Medan untuk menggratiskan ongkos pelajar di Kota Medan,” kata Afif saat rapat evaluasi triwulan bersama Dinas Pendidikan di ruang Komisi II DPRD Medan, Senin (7/9/2026).

Sebagai langkah awal, Afif mengusulkan agar 72 unit bus listrik yang saat ini beroperasi di Kota Medan dapat memberikan layanan gratis bagi pelajar.

“Terutama trayek bus listrik ke Belawan dan kawasan Medan Utara. Sangat dibutuhkan subsidi ongkos pelajar karena mayoritas warga di sana adalah masyarakat prasejahtera,” ungkapnya.

Afif menilai usulan tersebut layak dipertimbangkan karena operasional 72 unit bus listrik tersebut telah mendapat subsidi dari APBD Pemko Medan sekitar Rp91 miliar setiap tahun.

“Kenapa ini tidak dimanfaatkan? Sementara bus listrik beroperasi dan sering kosong, tidak diminati warga,” ujarnya.

Senada, anggota Komisi II DPRD Medan, DR Lily MBA, meminta Pemko Medan menyikapi serius usulan pemberian bantuan ongkos gratis bagi pelajar, khususnya siswa dari keluarga kurang mampu.

Lily mendorong OPD terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan serta tim anggaran Pemko Medan, untuk mencari skema penganggaran yang memungkinkan pemberian subsidi transportasi bagi pelajar.

“Untuk saat ini Pemko Medan diminta dapat merealisasikan ongkos gratis naik bus listrik. Selanjutnya, agar berkoordinasi dengan pihak Organda terkait teknis pelaksanaan subsidi bantuan ongkos gratis bagi pelajar,” katanya.

Dukungan juga disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Modesta Marpaung SKM SKeb, yang saat itu bertindak sebagai pimpinan rapat.

Menurut Modesta, usulan pemberian ongkos gratis bagi pelajar patut segera ditindaklanjuti karena banyak orang tua mengeluhkan tingginya biaya transportasi anak mereka menuju sekolah.

“Banyak para orang tua saat ini mengeluhkan biaya ongkos anaknya pergi ke sekolah. Untuk itu sangat pantas jika keluhan itu disikapi Pemko Medan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *