DPW IMO Sumut Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau

DomaiNesia

MEDAN, Opung News – Memasuki hari ketujuh pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik meliput erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, keprihatinan terus disampaikan insan pers di Kota Medan.

Sebagai bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar spiritual, DPW Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Sumatera Utara akan menggelar doa bersama untuk mendoakan agar kelima jurnalis tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.

Doa bersama tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Surau MIFA, Delitua, Kabupaten Deliserdang.

Ketua DPW IMO Indonesia Sumut, H. Ahmad Nuar Erde, mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar para jurnalis yang hilang dapat segera ditemukan.

“Kita memohon kepada Allah SWT agar kelima jurnalis tersebut diberikan keselamatan dan terhindar dari musibah saat menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Nuar kepada wartawan di Medan, Selasa (15/9/2026).

Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak tersebut yakni Yudistiro Pranoto dari iNews Media Group, Arie Basuki dari Merdeka.com, Muhammad Bagus Khorlirunas dari Kantor Berita Antara, Donal yang merupakan jurnalis freelance, serta Firdaus Wajidi dari Anadolu.

Nuar berharap Tim SAR terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi dan sumber daya yang tersedia.

“Selain menyampaikan keprihatinan, kita juga berharap besar agar proses pencarian terhadap kelima jurnalis tersebut terus dilakukan secara maksimal. Bukan hanya doa, kita keluarga besar DPW IMO Indonesia Sumut berharap tim pencarian terus berupaya semaksimal mungkin,” katanya.

Menurutnya, seluruh insan pers dan masyarakat juga perlu memberikan dukungan moral kepada keluarga serta tim yang masih melakukan pencarian.

“Harapan kita mereka dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. Kalaupun tidak, jasadnya bisa dibawa ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Memasuki hari ketujuh, Nuar menilai pencarian tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan kepada tim di lapangan.

“Kita terus berdoa dan berharap ada kabar baik. Semoga tim di lapangan diberikan kekuatan, keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas pencarian,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar kelima jurnalis tersebut segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

“Semoga Allah SWT memberikan pertolongan dan membuka jalan sehingga kelima rekan jurnalis ini segera ditemukan,” pungkasnya.( Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *